Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut



Salah satu hal yang sangat diperhatikan oleh Rasulullah dalam rangka menjaga kebersihan fisiknya adalah menggosok gigi dengan siwak. Bahkan, dalam setiap menjelang shalat, beliau menjadikan siwak (sikat gigi), sunnah. Sehingga, ini menunjukkan bahwa perhatian beliau terhadap kebersihan gigi sangat tinggi. Dalam sebuah hadits, Rasulullah Saw bersabda:

 

"Andaikan aku tidak khawatir memberatkan umatku, pasti aku perintahkan wajib bersiwak (menggosok gigi) setiap hendak shalat.

(HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah).

 

Rasul saja sudah memerintahkan kita merawat gigi, sudah selayaknya kita umat beliau mematuhinya. Mari kita simak informasi berikut seputar kesehatan gigi dan mulut agar kita terhindar dari penyakit.

Sariawan, gusi bengkak, bau mulut, atau gigi berlubang adalah beberapa contoh dari permasalahan gigi dan mulut yang buruk. Sebuah studi menemukan bahwa kesehatan gigi dan mulut yang buruk dapat menimbulkan berbagai komplikasi penyakit membahayakan, dan  memberikan bakteri di dalam mulut keleluasaan untuk berkembang biak sehingga memungkinkan terjadinya penyakit gusi dan kerusakan gigi. Selain itu, mengonsumsi obat-obatan antihistamin, pereda nyeri, dan dekongestan turut berkontribusi kepada berkurangnya produksi air liur. Padahal air liur berguna dalam mendukung pencegahan masuknya kuman yang berisiko menyebabkan penyakit. Air liur bertugas menyapu sisa-sisa makanan di dalam mulut dan menetralisasi zat asam yang diproduksi oleh bakteri. Sebagai akibatnya, mulut justru menjadi pintu gerbang masuknya berbagai kuman penyakit.

Oleh karena itu, kami menyajikan beberapa tips berguna untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Cara mudah menjaga kesehatan gigi dan mulut

1.Periksakan diri ke dokter gigi secara teratur


Periksakan gigi Anda ke dokter gigi selama enam bulan sekali. Meskipun Anda tidak memiliki keluhan terhadap mulut dan gigi, banyak keuntungan yang didapat jika rutin memeriksakan diri. Apabila ada kelainan pada gusi, kerusakan gigi, atau penyakit yang lebih serius, dokter dapat mendeteksinya lebih awal. Selain lebih mudah untuk diobati, biasanya biaya pengobatan untuk penyakit yang masih dalam tahap awal akan lebih murah jika dibandingkan dengan biaya pengobatan yang telah mencapai kondisi berat.

 

2. Jangan sikat gigi terlalu keras

Salah satu tujuan sikat gigi adalah menghilangkan plak gigi. Namun, jika Anda menyikat gigi terlalu keras, gesekannya dapat merobek gusi dan mengikis enamel gigi yang relatif tipis. Akibatnya, gigi Anda jadi lebih sensitif. Selain itu, cara sikat gigi yang tidak benar dapat menyebabkan plak gigi malah menumpuk dan mengeras yang dapat berakibat pada gingivitis (peradangan gusi).

Menyikat gigi haruslah dilakukan secara lembut dengan gerakan memutar dan memijat gigi. Biasanya, lama durasi yang efektif untuk sikat gigi adalah sekitar dua menit.

3.  Sikat gigi sebelum tidur

Anda pasti tahu jika Anda dianjurkan untuk sikat gigi setidaknya dua kali sehari: bangun pagi dan sebelum beranjak tidur.

Sikat gigi sebelum tidur ternyata dapat menghilangan kuman dan plak pada gigi Anda yang menumpuk lama sepanjang hari. Selain menyikat gigi, Anda juga dianjurkan untuk menyikat lidah demi menghilangkan kuman atau plak yang menempel pada lidah.

4. Gunakan pasta gigi berfluorida

Fluorida adalah unsur alami yang dapat ditemukan di banyak hal, seperti air minum dan makanan yang Anda konsumsi. Fluorida diserap tubuh untuk digunakan oleh sel-sel yang membangun gigi Anda untuk menguatkan enamel gigi. Fluorida juga merupakan pertahanan utama terhadap kerusakan gigi yang bekerja dengan memerangi kuman yang dapat menyebabkan kerusakan, serta menyediakan perlindungan alami untuk gigi Anda. Oleh karena itu, gunakanlah pasta gigi yang mengandung fluorida.

5. Jangan merokok

Tembakau dapat menyebabkan gigi menguning dan bibir menghitam. Merokok juga melipatgandakan risiko Anda terhadap penyakit gusi dan kanker mulut. Oleh karena itu, berhenti merokok sekarang juga.

6. Minum lebih banyak air

Air merupakan minuman terbaik untuk kesehatan Anda secara keseluruhan, termasuk bagi kesehatan mulut Anda karena aktivitas minum dapat membantu membersihkan beberapa efek negatif dari makanan dan minuman yang menempel pada gigi Anda. Bosan dengan rasa air putih yang hambar? Kami punya banyak cara kreatif untuk melatih Anda lebih banyak minum air putih.

7. Batasi konsumsi makanan yang manis dan asam

Anda mungkin seringkali mendengar nasihat, “Jangan banyak makan makanan manis, nanti giginya bolong”. Ternyata, kita memang tidak boleh sembarangan membantah nasehat orangtua. Makanan manis dan asam akan diubah menjadi asam oleh bakteri di mulut yang kemudian dapat menggerogoti enamel gigi Anda. Asam inilah yang menyebabkan gigi Anda cepat berlubang.

Tidak perlu menghentikan konsumsi gula sama sekali untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, Anda hanya perlu membatasi konsumsinya.

8. Makan makanan yang bergizi

Sama halnya dengan air, makan makanan yang bergizi juga baik untuk kesehatan gigi dan mulut Anda. Makan makanan yang bergizi — termasuk biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan dan sayuran, dan produk susu — dapat memberikan semua nutrisi yang Anda butuhkan. Bahkan, sebuah studi menemukan bahwa omega-3 lemak — jenis lemak sehat dalam makanan laut— dapat dapat mengurangi risiko peradangan, sehingga dapat menurunkan risiko penyakit gusi.

Konsumsi buah-buahan
Buah-buahan mengandung serat serta vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan dan kekuatan gigi. Kandungan serat dalam buah-buahan bertindak sebagai sikat gigi alami yang membersihkan sisa-sisa makanan sekaligus mengusir bakteri di mulut.


Buah-buahan yang mengandung vitamin C seperti jeruk, jambu biji, stroberi dan buah kiwi juga dapat membantu memperkuat gusi.

Konsumsi sayuran
Seperti buah-buahan, sayuran mengandung serat alami yang mampu membersihkan gigi dari sisa-sisa makanan dan flak. Selain itu, sayuran yang mengandung vitamin A seperti wortel, brokoli dan labu membantu pembentukan lapisan email gigi.

Biji bunga matahari dan biji wijen

Biji bunga matahari dapat membantu mencegah bau mulut. Sedangkan biji wijen berguna untuk menghilangkan plak pada gigi. Wijen juga mampu memperkuat tulang dan gigi karena kandungan kalsiumnya.

Susu dan produk olahannya
Susu dikenal sebagai minuman yang mengandung kalsium tinggi, dan hal itu benar adanya. Bahkan bukan cuma susu, semua produk olahannya seperti yogurt dan keju juga mengandung kalsium yang baik untuk menjaga kesehatan dan kekuatan gigi.

Air lemon
Air jeruk lemon mengandung asam sitrat yang mampu membuat gigi tampak leih putih berkilau. Untuk mendapatkan khasiatnya, rajinlah menyikat gigi menggunakan air lemon yang dicampur dengan garam secukupnya.

Semoga bermanfaat!

*dari berbagai sumber

SHARE Facebook Twitter
PREVIOUS ARTICLE

SISTEM BUNGA VS EKONOMI ISLAM : MAN...

NEXT ARTICLE

Resep Rumah Tangga Bahagia yang Isl...

RELATED ARTICLES

COMMENTS (0)

LEAVE A REPLY


Masukkan Nama dan Email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru