Tuntunan Hidup Sehat dalam Islam






Kesehatan merupakan hal yang utama bagi kehidupan manusia. Semua aktivitas manusia dapat berjalan dengan lancar jika dilakukan dalam kondisi kesehatan yang baik. Salah satu alasan yang mendasari kualitas kesehatan manusia yaitu pola hidup sehat. Pola hidup sehat oleh WHO diartikan sebagai suatu keadaan dimana mental, fisik, dan kesejahteraan sosial terjaga dengan stabil, pola hidup sehat bukan hanya diukur dari ketiadaan penyakit pada diri manusia.


Islam sebagai negara yang sempurna telah mengatur pola hidup sehat setiap manusia. Ajaran-ajaran Islam terkait pola hidup sehat ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai seorang muslim. Selain mendapatkan manfaat kesehatan bagi tubuh, menerapkan pola hidup sehat sesuai ajaran Islam juga sebagai pahala menjalankan anjuran-anjuranNya.


Pola hidup sehat tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, kesehatan mental juga menjadi bagian dari hal ini. Dalam ajaran Islam dijelaskan bahwa mukmin yang kuat lebih baik dibandingkan mukmin yang lemah. Hal ini terdapat dalam hadist riwayat Imam Muslim dari Abu Hurairah, Rasulullah Saw bersabda.

 

“Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu , beliau berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allâh Azza wa Jalla daripada Mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan. Bersungguh-sungguhlah untuk mendapatkan apa yang bermanfaat bagimu dan mintalah pertolongan kepada Allâh (dalam segala urusanmu) serta janganlah sekali-kali engkau merasa lemah. Apabila engkau tertimpa musibah, janganlah engkau berkata, Seandainya aku berbuat demikian, tentu tidak akan begini dan begitu, tetapi katakanlah, Ini telah ditakdirkan Allâh, dan Allâh berbuat apa saja yang Dia kehendaki, karena ucapan seandainya akan membuka (pintu) perbuatan syaitan.”

 

Dalam hadist tersebut dijelaskan bahwa seorang mukmin haruslah kuat. Kuat dalam hal ini bukan hanya berdasarkan kuat fisik namun juga mental dan materi. Maka dari itu, penerapan pola hidup sehat menurut ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari sangat dianjurkan untuk diterapkan.

 

Pola Hidup Sehat Menurut Islam

 

Seperti penjelasan sebelumnya, Islam mengajarkan semua hal yang menyangkut kehidupan manusia. Tanpa terkecuali pola hidup sehat yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pola hidup sehat menurut Islam ini dapat dilihat dari pola hidup Rasulullah semasa hidupnya. Rasulullah sebagai suri tauladan yang baik bagi umatnya. Hal ini disampaikan dalam firman Allah Surah Al-Ahzab ayat 21.

 

“Sungguh telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al-Ahzab: 21)

 

Pola hidup sehat menurut Al-Quran mencakup beberapa aspek diantaranya menjaga kebersihan jasmani dan rohani, pola makan, mengatur waktu, dan istirahat yang cukup.


Pola hidup sehat menurut Al-Quran dari aspek menjaga kebersihan jasmani dan rohani membahas beberapa hal seperti bersuci, bersuci dari najis, dan menjaga kebersihan lingkungan. Bersuci dapat dilakukan dengan wudhu dan mandi. Allah memerintahkan hambaNya untuk melakukan wudhu agar meperoleh hidup sehat. Wudhu sebagai cara untuk menyucikan manusia dari hadast. Hal ini dijelaskan dalam Al-Quran surah Al-Maidah ayat 6.


“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, Maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub Maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, Maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.” (QS. Al-Maidah: 6)

 

Pola hidup sehat dalam Islam juga ditunjukkan dengan membersihkan jasmani (badan). Hal ini dapat dilakukan dengan mandi. Mandi juga sangat dianjurkan kepada seseorang yang hendak melakukan ibadah agar tetap dalam keadaan bersih dan sehat. Bersuci dari najis merupakan bagian dari pola hidup sehat dalam Islam. Hal ini dijelaskan dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 222.

 

“Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: "Haidh itu adalah suatu kotoran". oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. apabila mereka telah Suci, Maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al-Baqarah: 222)


Selain bersuci dan bersuji dari najis, melakukan pola hidup sehat dengan menjaga kebersihan lingkungan. Kebersihan dalam islam merupakan sebagian dari iman. Syarat hidup yang sehat dilakukan dengan melakukan hidup bersih yang meliputi kebersihan jasmani, pakaian, makanan minuman dan lingkungan.


Pola makan seseorang juga menjadi bagian dalam pola hidup sehat. Pola makan dalam Islam yang mencerminkan hidup sehat yaitu makan yang tidak berlebih-lebihan dan makan makanan yang halal dan bergizi. Sikap berlebih-lebihan termasuk dalam makanan sangat dibenci oleh Allah. Selain itu, makan makanan yang berlebih-lebihan dapat mengakibatkan masalah pencernaan dan obesitas. Firman Allah mengenai makan makanan yang tidak berlebih-lebihan dijelaskan dalam Al-Quran surat Al-Araf ayat 31.

“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di Setiap (memasuki) mesjid, Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al-Araf: 31)






Pengaturan waktu diperlukan dalam melakukan pola hidup sehat. Hal ini dilakukan agar aktivitas sehari-hari yang dilakukan dapat berjalan dengan baik. Pengaturan waktu ini membantu seseorang untuk melakukan semua hal secara teratur dan terarah, sehingga tidak terjadi tumpang tindih dalam beraktivitas. Sehingga, kesehatan dalam tubuh dapat tetap terjaga.




Hal terakhir yang perlu diperhatikan dalam pola hidup sehat dalam Al-Quran yaitu istirahat yang cukup. Istirahat diperlukan untuk merelaksasikan tubuh sejenak agar kondisi tubuh bugar kembali. Melakukan istirahat yang cukup ini telah diatur dalam Al-Quran surah Al-Furqan ayat 47.

“Dialah yang menjadikan untukmu malam (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangun berusaha.” (QS. Al-Furqan: 47)


Beberapa hal yang telah disebutkan sebelumnya hendaknya dilakukan oleh seseorang dengan baik agar mendapatkan dampak positif dari pola hidup sehat yang telah dijelaskan dalam Al-Quran.


Pola Hidup Sehat Rasulullah


Rasulullah sebagai suri tauladan yang baik. Semua hal yang dilakukan oleh Rasulullah dapat menjadi contoh bagi setiap manusia. Salah satunya terkait pola hidup sehat yang dilakukan oleh Rasulullah. Pola hidup sehat Rasulullah diantaranya melakukan istirahat, melakukan pergerakan badan, menjaga kebersihan, dan puasa.


Pola hidup sehat melakukan istirahat dapat dilakukan dengan berhenti memasukkan apapun dalam lambung selama empat jam sebelum tidur. Apabila seseorang tidur dalam keadaan perut terisi menyebabkan saluran nafas akan menyempit yang dalam waktu panjang dapat berakibat pada jantung. Selain itu, pola hidup sehat dapat dilakukan dengan tidak tidur setelah subuh dan setelah ashar, namun perlu melakukan tidur siang sejenak.


Rasulullah melakukan pola hidup sehat dengan bergerak. Bergerak menjadi hal penting bagi kesehatan. Gerak dapat dilakukan dengan melakukan ibadah sholat secara rutin, baik ibadah sholat wajib maupun sunnah. Proses gerakan sholat jika dilakukan dengan baik dan benar sesuai yang dicontohkan oleh Rasulullah dapat berpengaruh baik pada kesehatan tubuh.


Pola hidup sehat Rasulullah juga tercermin dari cara menjaga kebersihan. Diceritakan oleh Annas, Rasulullah pernah masuk ke jamban, kemudian beliau dan seorang pemuda yang sebaya dengannya membawakan bejana berisi air dan sebatang tongkat, kemudian beliau bersuci dengan air tersebut. Hal ini menggambarkan bahwa Rasulullah sangat menjaga kebersihan.


Selain beberapa hal tersebut, pola hidup sehat Rasulullah yang terakhir yaitu puasa. Banyak manfaat yang didapatkan oleh seseorang ketika melakukan puasa seperti mengistirahatkan kerja ginjal, mengikis lemak dalam tubuh, dan mempengaruhi kemampuan konsentrasi.


Bagaimanapun pola hidup sehat sudah selayaknya diterapkan bagi umat Islam. Ajaran Islam yang mengajarkan berbagai hal terkait pola hidup sehat dapat menjadi pedoman dalam menajalankan kehidupan.

  

Artikel : Azzlam.com

SHARE Facebook Twitter
PREVIOUS ARTICLE

Tuntunan Mandi Junub Sesuai Syariat...

NEXT ARTICLE

Tata Cara Wudhu Sesuai Petunjuk Ras...

RELATED ARTICLES

COMMENTS (0)

LEAVE A REPLY


Masukkan Nama dan Email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru