Piaynemo Raja Ampat Tujuan Wisata Milenial yang Terkenal Dalam Negeri Hingga Luar Negeri

Di daerah Raja Ampat, terdapat Piaynemo yang dikenal juga sebagai kawasan wisata tujuan milenial masa kini. Bagaimana tidak, keindahannya memesona dan tersimpan sangat indah dan menarik pada foto-foto yang termuat di sosial media milenial, Instagram. Lokasi Piaynemo tepatnya berada di wilayah Distrik Waigeo Barat, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Untuk menuju ke tempat ini, satu-satu jalan saat ini adalah dengan menggunakan perahu.

Piaynemo juga termasuk yang diunggulkan untuk mendapatkan penghargaan ISTA. ISTA adalah singkatan dari Indonesia Suistanable Tourism Award, yang penjabarannya adalah pengelolaan destinasi yang menjalankan prinsip pariwisata berkelanjutan.

Berdasarkan hasil pemantauan, terlihat adanya kolaborasi yang erat dari pemerintah, masyarakat setempat hingga asosiasi bisnis yang turut menjaga pelestarian lingkungan dan kelanggengan budaya setempat. Hal ini menarik untuk wisatawan, yang datang berkunjung untuk melihat budaya dan kearifan lokal setempat.

Piaynemo sebenarnya merupakan kumpulan Kawasan Wisata , dengan kondisi lingkungan yang serupa , namun masing-masing dapat berdiri sendiri.


Saat ini, jika mendekati kawasan terbesarnya. wisatawan dapat mendaki ke puncak dengan santai, karena telah dibangun tangga-tangga yang terbuat dari kayu. Menariknya pepohonan yang tumbuh, tidak ditebang, namun tangga-tangga dibuat agar menyesuaikan diri dengan tumbuhnya pohon-pohon tersebut. Banyak akar-akar pohon menjulur , menjadikan salah satu properti untuk berpose layaknya tarsan dengan akar pohon.





Beberapa tempat duduk yang terbuat dari kayu juga disiapkan , di beberapa titik untuk tempat beristirahat bagi wisatawan yang merasa lelah melakukan pendakian . Tempat duduk ini juga sangat instagramable dan sangat menarik di posting di sosial media wisatawan milenial.
Tempat sampah hingga petunjuk mengingatkan wisatawan untuk berjalan mendaki dengan memperhatikan kondisi tubuh juga banyak terpasang. Ini untuk pengingat bagi teman-teman wisatawan yang menderita penyakit tertentu, seperti jantung dan lain-lainnya.


 


Anak-anak tangga tersebut tercatat sebanyak 320 hingga mencapai puncaknya. Di puncak ada batasan jumlah orang yang diperbolehkan berada bersamaan di sana. Hal ini disebabkan karena kemampuan panggung kayu telah diperhitungkan secara matang dan batasan tersebut termasuk aman dan dapat dipertanggungjawabkan. Antrean wisatawan mengular, sehingga untuk melakukan foto harus dilakukan dengan cepat agar dapat memberikan kesempatan bagi wisatawan lain.

Namun pemandangan yang terekam sangatlah luar biasa. Gugusan karang dan permainan warna laut dan angkasa, sangat menakjubkan. Cocok sekali memang untuk ditampilkan pada sosial media milenial.

Banyak yang menyampaikan, apabila mengambil foto matahari terbenam atau matahari terbit di lokasi ini, seolah menangkap matahari tersebut, karena elemen geometris secara fotografinya sejajar. Cantik sekali hasilnya, dan membuat wisatawan terkagum-kagum akan hasilnya.

Apabila merasa haus dan lapar , terdapat warung yang menjual makanan ringan dan juga kelapa muda yang sangat nikmat sekali diminum sehabis melakukan pendakian dan penurunan. Banyak juga ragam souvenir dijual di sini, dari akar bahar, minuman hingga herbal yang khusus dibuat di lokasi Raja Ampat. Terdapat pula toilet-toilet yang terpisah untuk jenis kelamin perempuan dan laki-laki, yang cukup bersih.


 


 Bagi yang ingin menginap, terdapat pula penginapan yang lengkap dan bersih. Aneka makanan tersedia lengkap di sana , dan biayanya tidak terlalu mahal. Dapat dilakukan pemesanan melalui situs-situs pemesanan online, namun biasanya yang memesan dalam jangka waktu panjang, sehingga banyak juga wisatawan yang memilih untuk menginap di lokasi penginapan lain . Namun masih merupakan satu kawasan Raja Ampat. Pilhannya bagi mereka adalah one day trip.
 

Saat ini belum terdapat alternatif permainan di lokasi ini, namun tampaknya dapat menjadi suatu ide alternatif yang menarik dan bermanfaat bagi pengembangan berkelanjutan, terlebih jika melibatkan penduduk lokal dan memajukan ekonomi mereka.

 

#APWI2019 #WonderfulIndonesia, #PesonaIndonesia, #Jurnalis, #JurnalisIndonesia, #TravelBlogger, #MilennialTourism, #PewartaIndonesia, #KementerianPariwisata, #DestinasiSuperPrioritas

  

Ditulis oleh: Nuty Laraswaty

 

SHARE Facebook Twitter
PREVIOUS ARTICLE

Keagungan Kalimat Hasbunallah wa ni...

NEXT ARTICLE

Benarkah Safar Bagian dari Adzab?

RELATED ARTICLES

COMMENTS (0)

LEAVE A REPLY


Masukkan Nama dan Email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru