Menikmati Wisata Organik di Kebun Irup



Di desa Saribaya, Lingsar, Lombok, Nusa Tenggara Barat terdapat Kebun Irup yang merupakan daerah wisata organik baru yang dimiliki oleh Bpk. Basuki RahmatKebun Irup bertujuan memberikan alternatif belajar bersahabat dengan alam. Dengan konsep kekeluargaan, tempat ini terbuka bagi keluarga untuk dapat beraktifitas menyesuaikan dengan kondisi fisik dan usia.


Apa saja yang dapat dilakukan disini? 

 

1.Bisa Kemping Sekeluarga Sambil Belajar dari Alam


Tanaman yang ada di Kebun Irup merupakan jenis tanaman organik, karena tidak menggunakan alat dan mesin modern, lebih diutamakan penggunaan mikroorganisme yang mampu membantu kesuburan tanah alami , tidak menggunakan bahan kimia sedikitpun. 



 

Hal ini disebabkan karena Bpk. Basuki Rahmat juga berprofesi sebagai seorang dokter ahli penyakit jantung. Sehingga belajar dari kegiatan sehari-hari merawat pasien di rumah sakit, menimbulkan ide untuk mensosialisasikan budaya makan yang sehat dan makan makanan yang dapat mencegah stoke, diabetes, penyakit jantung, darah tinggi dll. 

Khusus untuk program pensosialisasian budaya makan yang sehat ini , disebut diskusi sehat jantung untuk komunitas diutamakan bagi yang berusia diatas 40 thn.

  

2. Bermain Rafting , Tubing dan Kayak


Cocok dilakukan bagi segala usia, bermain mengarungi sungai Janggot dengan air terjun yang cantik sambil menikmati alam yang bebas dari pestisida dan pupuk kimia







 

Saat kami dari Koalisi Lestari Hutanku (KLH) hadir melihat lokasi, kami berjalan melalui pematang sawah dan setelah berjalan cukup jauh namun tak terasa lelah karena udara yang teramat segar, kamipun disuguhi minuman air kelapa langsung dari Kebun Irup yang segar sekali. Saya merasa sangat segar dan sanggup rasanya menghabiskan satu buah air kelapa lagi.

Kemudian kami diajak berkeliling melihat-lihat . Ibu-ibu penduduk sekitar mulai memasakkan nasi dan sayuran, sedangkan para lelaki dewasa mulai menangkap ikan yang berada di lokasi yang sama dan hanya memakan tanaman dari Kebun Irup. Sementara itu kami juga melihat lokasi air terjun dan sungai tempat bermain rafting, tubing dan kayak.

 

Setelah selesai berkeliling, kamipun menikmati ikan bakar hangat sambil mengobrol mengenai Kebun Irup ini.





 

Didekat air terjun ternyata terdapat pembangkit tenaga hidro. Pembangkit tenaga hidro cocok untuk menyediakan listrik skala kecil dengan cara memanfaatkan tinggi terjunan dan jumlah debit air. Keunggulannya aman dan tidak merusak lingkungan, tidak menimbulkan pencemaran, dapat mendukung program pelestarian lingkungan karena dapat dipadukan dengan program lainya seperti irigasi , perikanan dan rekreasi lainnya yang menggunakan sungai dan air sebagai medianya.

 

Bagaimana Cara Menuju Kebun Irup?

 

Untuk mencapai Kebun Irup dari Bandara Lombok Internasional diperlukan waktu kira-kira 1 jam, melalui jalanan yang telah diaspal rapih dan mulus. Apabila perjalanan dilakukan dari kota Mataram, hanya memerlukan jangka waktu 10 menit saja. Di desa Saribaya terdapat mata air Sara Sute, yang ternyata merupakan sumber air utama bagi kota Mataram dan telah dikelola dengan baik oleh PDAM setempat, sehingga desa Saribaya ini sangat menjaga sekali lingkungan sekitarnya, dan tetap mengutamakan agar dapat menjadi salah satu desa air di Lombok, Nusa Tenggara Barat

 

Kita dapat melihat dari desa Saribaya, gunung Sasak dan gunung Rinjani. Mayoritas penduduk di desa ini bertani padi , berkebun palawija seperti kacang, tomat, cabe , mengelola kolam ikan dan ada beberapa pertenakan sapi milik warga.







Dalam wawancara tersendiri dengan Bpk Basuki Rahmat , disampaikan bahwa karena beliau bergerak dalam dunia kesehatan , maka percaya bahwa kesembuhan dari alam.  Ada budaya dari Jepang , berjalan di hutan (Shinrin-Yoku/ mandi hutan) dan dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap responden mandi hutan yang dilakukan berkala bagi penderita penyakit maka gula darah akan membaik, tensi membaik. Ini terlihat nyata bagi penderita penyakit jantung koroner, diabetes dan hipertensi.


Kebun Irup menekankan akan keseimbangan ekosistem dari alam itu sendiri, sehingga tidak memerlukan lagi pestisida, dan pupuk buatan .

Kemudian dari kunjungan wistawan ke Kebun Irup, diharapkan dapat menghidupi kehidupan masyarakat sekitar, karena semua yang disediakan dari awal kami masuk ke area lokasi Kebun Irup minuman dan makanan adalah hasil dari masyarakat sekitar.

 

Hal ini sejalan dengan keterangan dari Bpk Sarawan , kepala Desa Saribaya, bahwa keberadaan Kebun Irup ini telah menjadi tempat wisata sehingga dengan banyaknya kunjungan wisata, desa Saribaya menjadi semakin dikenal dan dapat memberi penghidupan yang layak bagi masyarakat sekitarnya. Masyarakatpun juga dapat lebih menjaga kelestarian lingkungan secara lebih alami, karena mengetahui bahwa mereka dapat mendapatkan banyak manfaat dari asrinya lingkungan.

 

Yuukk kita ke Kebun Irup !

 

Penulis : Nuty Laraswaty

 

SHARE Facebook Twitter
PREVIOUS ARTICLE

Sabar adalah Pilar Kebahagiaan

NEXT ARTICLE

Penyakit ‘Ain Melalui Foto dan Vi...

RELATED ARTICLES

COMMENTS (0)

LEAVE A REPLY


Masukkan Nama dan Email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru